Penemuan Revolusioner Dan Fenomenal Di Generasi Setelah Internet

Apa itu blockchain??

“Blockchain merupakan gabungan banyak teknologi baru yang sudah sangat dewasa (mature), antara lain peer-to-peer (P2P), enkripsi, database, dan konsensus atau kesepakatan. Dalam setiap node blockchain, blok data dienkripsi dan hasil enkripsinya dimasukkan ke dalam blok data selanjutnya. Hasil enkripsi tersebut dienkripsi lagi, dan dimasukkan ke blok data selanjutnya, dan seterusnya. Bisa digambarkan seperti rantai yang terdiri dari blok-blok data.” Co-Founder of Blockchain Zoo Pandu Sastrowardoyo

Secara harafiah, blockchain merupakan sebuah sistem revolusioner yang menghubungkan antar jaringan komputer secara terdesentralisasi dan terdistribusi. Blockchain memungkinkan proses transaksi berjalan secara peer-to-peer (P2P) tanpa mengandalkan satu server.

laluu timbulah pertanyaan apa perbedaan blockchain dan bitcoin? GM Banking dan Financial Market IBM Indonesia Inge Halim mengibaratkan blockchain sebagai sistem operasi (OS), sedangkan bitcoin merupakan aplikasi yang berjalan di atas OS tersebut. Yang membuatnya berbeda, bitcoin masuk ke dalam jenis mata uang digital (cryptocurrency) yang berjalan di atas teknologi blockchain. Mata uang digital pun tak cuma Bitcoin saja, ada Ethereum, Lisk, Ripple, Dash, hingga DogeCoin. Bitcoin dapat diinvestasikan sebagai aset, dan bisa juga dipakai sebagai instrumen pembayaran.

Lalu, apa yang membuat blockchain menjadi istimewa? Teknologi yang ditemukan oleh orang atau tim yang mengakui dirinya sebagai Satoshi Nakamoto ini, dianggap sebagai sebuah fenomena yang dapat merevolusioner cara kerja internet di masa depan. Blockchain juga diyakini bakal mendisrupsi sektor industri yang masih mengandalkan cara kerja tradisional.

Hal ini demikian mengingat segala macam aktivitas berbasis blockchain, mulai dari transaksi hingga pertukaran data, nantinya tak lagi mengandalkan pihak ketiga. Sejumlah pelaku usaha percaya bahwa blockchain dapat menjadi “game changer” di masa depan.

Leave a comment